Trash to Trace
About the event
di tengah berbagai diskusi tentang pengelolaan sampah, sering kali kita melihat sampah sebagai sesuatu yang harus dibuang, diangkut, lalu dilupakan. padahal, setiap sampah yang kita hasilkan adalah jejak dari keputusan yang kita buat setiap hari: apa yang kita beli, konsumsi, gunakan, dan tinggalkan.
trash to trace mengajak peserta untuk berhenti sejenak dan melihat kembali sampah yang mereka hasilkan. bukan sebagai limbah semata, melainkan sebagai jejak (trace) dari kehidupan sehari-hari.
melalui pendekatan seni kolase, sampah yang biasanya berakhir di tempat pembuangan akan diolah menjadi karya visual yang merekam cerita personal, pola konsumsi, dan hubungan manusia dengan lingkungannya.
trash to trace activation
1-day trash audit: peserta mengumpulkan sampah daur ulang selama 1 hari sebelum workshop.
reading our trash: sharing & sorting sampah yang dibawa peserta.
kolase frame workshop bersama Goodoh
discussion: isu sampah dan self-reflection bersama Malu Dong Community
registration fee: Rp.125,000 (sudah termasuk frame, minuman & snack)